Minggu, 14 Juni 2015

Mudik 'kepagian' Tangerang - Bukit Tinggi dengan NPM (lagi)

Tolong hentikan fokus anda pada artikel ini sementara :)

Bagi yang ingin mendapatkan diskon dari redBus silakan masukkan kode refferal redb527qj atau ke http://r.redbus.com/redb527qj-1q6 untuk mendapatkan diskon 80.000 saat mendownload di Android apps mendaftar di redBus. Sekian, Terima Kasih.


Kali ini saya akan menceritakan perjalanan mudik ‘kepagian saya’. 
Awalnya saya ingin naik Lorena yang terkenal banter/joss/ngebut dan berharap bisa naik Skyliner, eh tapi tidak diperbolehkan sama ortu karena Lorena bisnya ngebut. Pengen banget naik ANS tapi sayang naiknya harus dari Rawamangun, mana barang bawaan banyak banget. Akhirnya naik NPM lagi deh.

Minggu, 31 Mei 2015

Saya menuju terminal Poris, Tangerang untuk membeli tiket mudik saya. Setibanya di Poris ternyata sudah banyak anggota BMC Tangerang yang akan kopdar, tapi tujuan saya adalah membeli tiket dan langsung saya menuju loket NPM. Saya DP dulu 200 ribu untuk keberangkatan tanggal 2 Juni.

Selasa, 2 Juni 2015

Jam 11 kurang saya tiba di terminal Poris diantar oleh keluarga saya, maklum karna bawaan saya kali ini sangat buanyak seperti pindahan rumah. Langsung menuju loket NPM untuk membayar kekurangan 200 ribu. Dan ditiket sudah tertulis kebrangkatan pukul 12. Adzan Dzuhur pun bekumandang tapi bus belum datang juga, kata sang agen sudah di jalan dari terminal Rawamangun. Saya pun masih penasaran bus mana yang akan saya naiki sambil berharap dapet bodi Scorpion King dengan sasis Golden Dragon. Saya putuskan untuk solat dulu.

±12:40 terlihat bus warna putih bodi New Marcopolo memasuki terminal Poris. Benar saja dugaan saya dari kemaren, dapat Mercy elektrik. Langsung saya naik bus dan pamit kepada keluarga. Seatnya pun bebas pilih walau ditiket sudah tertera seat nomer berapa.
12:48 bus keluar terminal Poris. Kursi pun tidak penuh, mungkin sekitar 70%. Tapi kita liat saja nanti.
13:00 bus masuk SPBU di Kebon Nanas untuk isi solar sejumlah 1 juta rupiah. Setelah selesai minum solar, mesin OM906LA ini dipacu menuju pelabuhan Merak. Di Tol Tangerang-Merak ini saya bisa merasakan suspensinya tidak seberisik suspensi Hino RK dan tidak sekeras suspensi MB OH 1525, walau tetap lebih nyaman suspensi udara.
14:10 tiba di RM Rajawali, Merak untuk istirahat solat ataupun makan selama 20 menit. Oh iya ada penumpang non tiket resmi alias illegal alias syarkawi. Mereka ini tidak beli tiket di agen, melainkan bayar dengan kru bus, tarifnya pun nego. TIDAK DISARANKAN seperti ini!!! Kalau kecelakaan nanti tidak dapat biaya tanggungan/asuransi.




14:46 suasana pelabuhan Merak cukup sepi dan langsung menuju dermaga 1 dan langsung masuk lambung KM Musthika Kencana. Seluruh penumpang wajib turun karna mesin kendaraan tidak boleh menyala, saya pun langsung menuju dek kapal.

Selonjor dulu di dek kapal. Gratis loh plus AC dan hiburan video.

15:14 kapal mulai bergerak meninggalkan dermaga 1 pelabuhan Merak.
17:31 keluar kapal
20:03 tiba di loket NPM ‘resmi’, entah di daerah mana. Di sini naik 4 penumpang.
20:15 melewati Universitas Lampung dan masuk terminal Rajabasa, Bandar Lampung.
20:49 melewati bandara Radin Inten.
22:27 masuk SPBU untuk isi solar. Oh iya, sebelumnya ada penumpang ‘non resmi’ naik dan duduk di sebelah saya. Padahal saya sudah senang karna bisa menguasai 2 seat, tapi ya gimana lagi. Yang duduk disebelah saya ini sepertinya tentara, dilihat dari celana hijau loreng khas tentara dan sepatu khas aparat keamanan Negara.

Rabu, 3 Juni 2015

±00:44 masuk RM Wisata Minang, Way Kanan untuk istirahat makan bersama Handoyo Surabaya dan Handoyo Blitar. Di sini saya langsung menuju tolilet yang ‘sangat sederhana’ dan menunaikan solat. Tentunya saya di sini makan malam karna saya sudah lapar. Saya makan 2 porsi nasi, 1 telor dadar, dan 1 gelas teh hangat dengan total biaya makan 25.000. Kenapa 2 porsi nasi? Karena 1 porsi nasi, nasinya sedikit seperti nasi McD atau KFC.
01:14 bus kembali jalan. Oh iya sepanjang jalan dari Bakauheni sampai rumah makan, kondisi jalannya sudah tidak bagus. Banyak yang rusak. Kita liat nanti kondisi jalan sampai SumBar.
03:46 memasuki Ogan Komering Ulu alias OKU.
04:07 kres dengan Madu Kismo Scorpion King tujuan Surabaya yang sepertinya dari Pekanbaru.

05:26-05:46 solat subuh bersama Lorena Skyliner yang sepertinya tujuan Jakarta/Bandung.


06:04 memasuki Muara Enim. Sempat juga saya melihat pool Rosalia Indah, dan terlihat bus Rosalia Indah NL 190 warna kuning bodi Jetbus2 HD sasis Hino RK8 kelas Executive.
06:08 memasuki Lahat.
06:13 masuk RM Sumbar Jaya untuk istirahat dan sarapan. Di sini Cuma ada bus kami, padahal lebaran kemaren cukup banyak NPM yang istirahat pagi di sini. Di sini saya Cuma beli pop mie seharga 8000, harga standar lah.


07:10 bus kembali jalan.

10:15 masuk Empat Lawang, Tebing Tinggi.
12:05 memasuki Simpang Priuk, Lubuk Linggau. Kondisi jalan sampai Lubuk Linggau pun banyak yang rusak.
12:33 melewati komplek olah raga kota Lubuk Linggau.
12:42 akhirnya masuk RM Budi Setia, perut sudah lapar. Seperti biasa saya menuju toilet dulu dan menunaikan solat setelah itu makan. Makannya pun cukup unik, sudah disediakan sepiring nasi dan lauknya kita ambil sendiri, saya ambil ayam goreng dan disira kuah gulai yang menggugah selera. Ayamnya pun cukup enak, porsi nasinya cukup banyak. Total biaya makan pun 25.000.




±14:05 bus keluar rumah makan meninggalkan NPM Jumbo alias non AC yang baru 10 menitan datang.

15:35 masuk Sarolangun.
16:57 masuk terminal Pulau Tujuh, Bangko.
18:27 melewati Masjid Agung Al Mubarak, Muaro Bungo.
18:35 masuk terminal kota Lintas Muaro Bungo.
20:20 masuk RM Umega, Gunung Medan. Sebelum turun intip speedometer dulu, ternyata 1526 NPM ini sudah tembus 700.000 km. Setelah itu seperti biasa langsung ke toilet dulu, setelah itu solat dan makan. Saya pun makan dengan ayam goreng. Diluar dugaan, ayam gorengnya keras banget sangking garingnya. Tau gitu saya ambil telor gulai atau ayam gulai saja. Total biaya makan ±23.000.
Di RM ini seperti biasa, ramai dengan para pemudik dan sudah ada beberapa bus Sumatraan seperti FRC Legacy, LBJ Transport dan NPM Jumbo serta NPM ‘Mr.Cuex’ yang baru datang ketika bus saya akan jalan 10 menitan kemudian.
ALS MB OH 1526




NPM V02 bersama Mr.Cuex
21:44 bus keluar RM Umega.

21:57 masuk SPBU untuk isi solar.

4 Juni 2015

00:45 masuk terminal Bareh, Solok. Di sini saya yang tujuannya Bukit Tinggi dioper ke bus NPM ‘Mr.cuex’ mungkin karena mayoritas penumpang di bus saya tujuannya Padang.
01:23 bus kembali jalan
01:27 Mr.Cuex masuk SPBU untuk isi solar.
02:12 danau Singkarak area.
03:13 akhirnya saya sampai di Bukit Tinggi, tepatnya saya turun di loket NPM di Jambu Air.



---Spesifikasi/Detail Bus---

Bus: NPM (PT Naikilah Perusahaan Minang)
Kode bus: Vircansa 02
Nomor Plat Bus: BA 7211 NU
Kelas: AC Executive
Jurusan: Jakarta - Padang
Tarif: 400.000
Jumlah Kursi: 41
Merk Kursi: Aldilla
Sasis: Mercedes Benz OH 1526Bodi: New Marcopolo  (karoseri Adi Putro)
Fasilitas: AC, TV, Audio, toilet, rec.seat
Waktu Tempuh: 38 dan 25 menit


Bus kedua: NPM
Nomer Polisi: BA 7581 BU "Mr. Cuex"
Sasis: Mercedes Benz OH 1521
Bodi: New Marcopolo (workshop Ngalau)



---Penilaian---

(-) Ada banyak kursi tambahan.
(-) Kulit jok banyak retakan.
(-) Tempat saluran AC dibawah bagasi banyak yang bolong dan rusak
(-) Tidak ada selimut.
(- Kursi tidak bisa direbahkan.
(-) Handle tangan sudah tidak kokoh.
(-) Kru menaikkan penumpang non resmi alias syarkawi di luar agen/loket resmi

Rabu, 27 Mei 2015

Catatan Perjalanan Singkat Menuju UMY Naik Bus

---Etape 1: Tangerang-Solo---


Kali ini saya mau bercerita lagi tentang perjalanan ke Jogja/UMY seperti kemaren. Tapi kali ini ceritanya sedikit berbeda. Karena kali ini saya pergi bersama ibu saya dan rute pulang yang berbeda.


Minggu, 24 Mei 2015 pukul 13:20 saya siap menuju terminal Raden Patah atau Pasar Lembang, Ciledug. Pukul 13:45 saya langsung menuju agen Raya untuk melunasi tiket dan langsung berangkat. Karna tinggal menunggu saya, padahal bis jalan pukul 14:00. Bus langsung keluar terminal yang dijuluki 'Kuala Lumpur' menuju perempatan Ciledug dan nantinya masuk tol memalui GT Joglo.


±14:45 bus tiba di terminal Pondok Pinang untuk menaikkan penumpang. Di terminal ini sudah ada GMS Avenger 005, Trans Zentrum, Rosalia Indah livery Firefox MB 1525 dan Pahala Kencana pintu tengah plus airsus yang sepertinya seri W atau bis Wonogiri.
Pukul 15:25 bus tiba di terminal Pinang Ranti untuk menaikkan penumpang dan di sini terlihat HR 105 Quality Time (ex. The Best Sakura) line Bogor-Bojonegoro yang dulunya line Jkt-Sby tapi sudah tutup. Setelah semua penumpang sudah naik, bus langsung menuju Cikampek untuk memulai pertarungan di jalur Pantura.
Pukul 16:42 bus keluar Dawuan/GT Kalihurip dan tak berapa lama bus menepi karena penumpang seat 1 dan 2 ingin membeli tape, lantas ini membuat jengkel para penumpang lainnya. Sepertinya penumpang seat 1 dan 2 ini sudah akrab dengan kru Raya. 

±17:45 bus sampai di RM Markoni untuk istirahat makan. Saya dan ibu saya pun langsung ke musholla untuk solat dan setelah itu menyantap makanan. Menunya ada ayam goreng, tahu, pecel beserta kuah tumpang dan kerupuk, semangka, dan teh hangat. Rasanya lumayan lah, untuk kuah tumpangnya bener-bener enak dan nikmat. Isi kuahnya ada potongan daging ayam dan tempe.
18:20 bus meninggalkan RM untuk melanjutkan perjalanan dan supir pun berganti. Supir tengah ini lebih joss bawanya dibandingkan supir pertama tadi.
18:40 melewati RM Sari Boga nya Rosalia Indah.
19:53 masuk tol PaliKanci.
20:37 masuk kabupaten Brebes.
21:26 melewati SPBU MURI
Sepanjang jalan pun lancar dan belum banyak bus yang terlihat. Di sini Raya yang bermesin lawas pun boleh dibilang ngejoss. Sempat mengasapi trio Gunung Harta, termasuk GH-092 bersasis OH 1626 dengan julukan "Squad Galau".

23:28 istirahat di RM Gemarikan Resto dan pukul 00:10 kembali jalan.
00:52 GT Manyaran
Sepanjang jalan Boyolali-Kartosuro lumayan joss juga karenya jalannya banyak turunan dan sempat mengasapi HarJay Scorx 1626, Rosalia SE 438, GMS, dll. Oh iya, dari tol PaliKanci sampai Boyolali selalu bertemu 406 walau sempat menyalip dan disalip, tapi ya kalo jodoh pasti ketemu terus hehehe.
±02:48 turun di terminal Tirtonadi Solo.


---Etape 2: Solo-Yogyakarta---

Senin, 25 Mei 2015. Perjalanan menuju UMY kami lanjut dengan naik Patas Eka yang berangkat dari Tirtonadi pukul 05:42 pagi, Sepanjang jalan pun saya tidur-tidur ayam karena sudah semalaman tidak bisa tidur enak.
Kurang lebih pukul 7:45 kami turun di depan kampus UMY


---Etape 3: Yogyakarta-Tasikmalaya---

Setelah proses registrasi dan tes selesai kurang lebih pukul 16:20. Ya, jam setengah lima. Tadinya kami ingin naik bus dari Solo, tapi waktu udah engga cukup dan nunggu bus menuju Giwangan/Solo pun susah. Sekalinya ada engga mau berhenti. Kami putuskan menuju agen Rosalia di Gamping untuk membeli tiket dan hasilnya pun nihil. Tiket menuju Tangerang sudah habis, sekalinya ada cuma 1 dan itupun di kursi ekstra. Lalu kami menuju deretan agen di perempatan Gamping. Semua bis pun sudah berangkat dan akhirnya kami putuskan naik Budiman menuju Tasik.
Pukul 16:40 an bus Budiman pun datang dan pukul 16:46 bus jalan. Kami pun kebagian seat tengah ke belakang.

18:07 masuk terminal Purworejo.
Sekitar jam 7an masuk agen di Kutoarjo untuk kontrol dan berhenti 15 menitan. Di sini kami dan para penumpang bisa membeli gorengan dan makanan di warung sebelah agen Budiman.
20:29 masuk RM Taman Sari Rasa untuk servis makan. Seperti biasa saya menuju musholla untuk solat. Tapi airnya tidak ada, jadinya kami putuskan untuk solat di pool Budiman nanti. Dan menu makanan kami pilih semangkok soto. Rasanya lumayan lah.

±20:55 bus meninggalkan RM dan kembali melanjutkan perjalanan.
23:20 kota Banjar.
23:36 bus haus, jadi harus minum solar dulu.
00:33 akhirnya kami sampai di pool Budiman, Tasik.  


---Etape 4: Tasikmalaya-Jakarta---

Setelah turun dari bus, kami pun langsung bertanya bus Jakarta terakhir dan sudah terparkir bus Jakarta terakhir. Kami pun menempati baris ketiga. Setelah seat diamankan kami pun menunaikan solat. Di sini saya melihat 'pemandangan indah' bagi saya dan para pecinta bis. Bagaimana tidak, ada puluhan Budiman saya lihat. Mulai dari mercy lawas 1518 sampai mercy 1836. Tak berapa lama BCB Tasik-Tangerang berbodi Jetbus2+ dengan selendang setra terbaru datang. 'Alamak, ternyata Tangerang kebagian juga bodi baru' ujar saya dalam hati.

01:04 bus keluar pool Budiman.
01:12 bus tiba di terminal Indihiang, Tasik. Tapi tidak masuk terminal. Karena penumpang tidak sampai 10, kami pun bisa menguasai 2 seat hehehe.
02:30 bus istirahat di RM Pananjung 2. Kami tidak turun karena sibuk tidur hehehe. Sepertinya istriahat di sini cukup lama. Sekitar 1 jam mungkin.
04:32 masuk rest area untuk isi solar (kayanya).
06:17 tiba di terminal Kampung Rambutan.
Sepanjang jalan bus bermesin OM906LA ini cukup ngejoss, terutama di Cipularang. Sayang sekali saya terlelap saat ngejoss di Cipularang.


---Etape 5: Jakarta-Tangerang---

Perjalanan menuju Tangerang saya lanjut dengan memilih bus Mayasari Bhakti 74A menuju BSD.
06:24 kami naik bus.
06:33 bus keluar terminal
±07:53 kami turun di seberang Serpong Plaza dan lanjut angkot tujuan Ciledug menuju rumah.


---Spesifikasi/Detail Bus---

Bus: Raya

Kelas: Junior Executive
Jurusan: Ciledug-Solo-Gemolong
Seat: 5 dan 6 (total 34 seat)
Bodi: tidak tau (karoseri Laksana)
Sasis: Mercedes Benz OH 1113 Prima
Fasilitas: AC, toilet, bantal, selimut, rec.seat, pijakan kaki, snack, prasmanan.
Jok: bekas kursi pesawat McDonell Douglas
Tarif: 175.000 

Bus: Eka

Kelas: Patas
Jurusan: Surabaya-Solo-Jogja-Magelang
Bodi: Travego (karoseri Morodadi Prima)
Sasis: Hino RK
Fasilitas: AC, TV, audio, air mineral gelas, rec.seat
Jok: Aldilla
Tarif: 15.000

Bus: Budiman

Kode bus: IL192
Kelas: Bisnis AC
Jurusan: Tasik-Jogja
Bodi: Travego lampu smile (karoseri Adi Putro)
Sasis: Mercedes Benz OH 1521
Fasilitas: AC, TV, audio, air mineral botol kecil, rec.seat, prasmanan.
Jok: Aldilla
Tarif: 95.000

Bus: Budiman

Kode bus: 3E31
Kelas: Executive
Jurusan: Tasik-Jakarta
Bodi: Travego lampu smile (karoseri Adi Putro)
Sasis: Mercedes Benz OH 1526
Fasilitas: AC, TV, audio, bantal, toilet, air mineral botol kecil, rec.seat.
Jok: Aldilla
Tarif: 75.000

Bus: Mayasari Bhakti

Kelas: Patas AC
Jurusan: Kampung Rambutan-Veteran-BSD-Poris
Bodi: lupa 
Sasis: Hino RK
Fasilitas: AC
Tarif: 15.000

---Penilaian---

Raya:

- Kursi lebar dan empuk.
- Dek terlalu rendah, jadi tidak puas melihat keluar.
- Jarak kursi ke lantai terlalu pendek.

Eka:

- Kru bus ramah.

Budiman:

- Kru bus ramah.
- Kondisi sebuah kaca di sisi kiri bus IL192 Tasik-Jogja cukup memprihatinkan. Bagian bawah sudah tidak menepel ke bodi.
-Untuk bus Budiman dapat air mineral botol kecil, yang bikin saya terkesan air mineralnya bermerek internasional, yaitu Nestle. Berbeda dengan PO lainnya yang memakai produk lokal.


Minggu, 10 Mei 2015

Catatan Perjalanan Tangerang-Solo-Jogja-Tangerang

Tolong hentikan fokus anda pada artikel ini sementara :)
Bagi yang ingin mendapatkan diskon dari redBus silakan masukkan kode refferal redb527qj atau ke http://r.redbus.com/redb527qj-1q6 untuk mendapatkan diskon 80.000 saat mendownload di Android apps mendaftar di redBus. Sekian, Terima Kasih.



-----Etape 1-----

Perjalanan ini dimulai ketika saya ingin tes masuk PTS di Jogja. Berhubung saya suka naik bis maka saya mulai memilih bis yang akan saya naiki. Pikiran pertama yaitu kalo naik bis Jogjaan nanti sampai Jogja subuh sementara tes dimulai jam 8 pagi, maka saya beralih estafet ke Solo dulu seperti pecinta bus lainnya yang ingin ke Jogja. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk naik Kramat Djati kelas VIP dari Ciledug.

Rabu, 6 Mei 2015

12:40 saya tiba di terminal Raden Patah, Pasar Lembang, Ciledug dan langsung melunasi tiket seharga 175.000. Beberapa squad Ciledug pun terlihat masih parkir santai dan ada juga yang siap jalan.

Suasana terminal Raden Patah atau Lembang 

13:38 bus mulai jalan keluar teminal menuju perempatan Ciledug dan langsung menuju GT Ciledug, saya pikir bus ini akan mampir ke Lebak Bulus, ternyata tidak.
15:00 bus mampir di pool Kramat Djati di Cililitan untuk menaikkan penumpang dan mengambil snack. Setelah itu bus mulai keluar dan masuk tol dan ternyata bus ini mampir dulu ke Rawamangun. Tumben sih, tapi asik lah muter-muter ibukota dulu hehehe.
15:45 bus menaikkan penumpang di luar terminal Rawamangun. Ternyata penumpang yang naik di sini adalah penumpang bis Kramat Djati lain yang mengalami masalah pada bagian AC. Harusnya bis terisi setengah, eh gara-gara dapet langsiran penumpang jadi nambah walau engga full seat. Bus kembali masuk tol dan snack pun mulai dibagikan. Snacknya roti isi dan air mineral gelas. Saya juga sempat melihat bus Maxi Miracle dengan sasis MAN R37 milik PO Nusantara lagi tidur di kantornya MAN, sayang yah bis mahal tapi tidur doang.

17:10 keluar Dawuan dan langsung antre keluar GT Kalihurip. Keluar GT langsung disambut kemacetan dan pak supir langsung putar balik untuk memilih keluar di GT Cikampek, sementara bus Haryanto, Pahala Kencana Legacy SR-1 Bogor-Jogja dan Rosalia Indah NL439 kelas Super Executive lanjut ikut dalam kemacetan
17:25 GT Cikampek bersama Shantika 3A, Raya, Lorena LE452 prod.353 Jkt-Banyuwangi. Tetap saja macet di Cikampek ini.
18:47 melewati salah satu rumah makan bus malam paling ramai se-Pamanukan yaitu Taman Sari II. Perut sudah lapar. Setelah TS 2, lagi-lagi jumpa rumah makan UUN dan Sari Boga (RM-nya bus Rosalia Indah) yang semakin menambah rasa lapar.

19:10 akhirnya bus sampai di RM Singgalang Jaya 2, sudah terparkir 2 bus Kramat Djati lain. Saya pun langsung menuju toilet dan melaksanakan solat, setelah itu menukar kupon dan langsung ambil prasmanan. Menunya berupa opor ayam, sayur dan bihun dengan kuah soto plus teh anget serta krupuk. Rasanya standar seperti rumah makan lainnya, nasinya agak lembek dan krupuknya agak alot. Tapi tidak dijaga sehingga bisa ambil ayam 2 potong atau lebih hahaha
19:40 setelah semuanya kenyang, bus kembali jalan
20:51 masuk tol Palikanci. Di tol ini bus KD yang saya naiki diasapi Raya, Tunggal Daya cooler dan Shantika. Dan terlihat di arah sebaliknya beberapa Agra Mas menuju Jakarta. Pak supir tidak memacu mesin Hino ini secara full, bahkan main 'netra'l biar irit solar hahaha. Kecepatan maksimal pun tidak sampai 100kpj, lebih santai dari bus Harapan Jaya hahaha.

21:15 keluar Pejagan. Dan lagi-lagi bus KD ini jadi bulan-bulanan bus lainnya. 30 menit kemudian mulai terlihat bus dari timur menuju Jakarta
00:55 mampir di RM Sari Rasa untuk kontrol. Bus tidak istirahat di sini. Di sini cuma 3 menit dan langsung jalan lagi.
01:28 masuk terminal Mangkang
02:50 isi solar di SPBU Osamaliki, Salatiga. Perjalanan menuju Boyolali-Solo pun kembali diblong 2 Laju Prima Legacy Sky Yutong, salah satunya adalah squad Ciledug yang saya temui kemaren.

Perjalanan menuju Solo akhirnya pak supir mau memacu Hino RG ini sampai 110-115kpj di jalan raya Boyolali-Solo.
04:07 akhirnya saya turun di terminal Tirtonadi dan langsung menuju musholla/masjid terminal untuk istirahat.

 -----Etape 2-----

Perjalanan menuju Jogja pun saya lanjut.

Kamis, 7 Mei 2015

05:52 bus Eka Cepat kelas Patas tujuan Jogja-Magelang pun langsung datang dan saya langsung naik.
Penumpang pun tidak penuh, tidak sampai 15 orang. Sang kondektur yang masih sangat muda pun mulai menarik uang tiket. Tarif Solo-Jogja hanya 15.000 dan dapat air mineral gelas gratis.



Saya pun coba mengakses WiFi yang ada di bus ini dan tidak bisa. Apa mungkin karena saya duduk di seat belakang ya.
06:41 masuk terminal Klaten dan bertemu GMS Jetbus HD 1626 yang sedang istirahat di sini.
07:36 akhirnya bus sampai di terminal Giwangan. Perjalanan ngebis saya pun selesai dan saya melanjutkan perjalanan menuju salah satu PTS.


-----Etape 3-----

Jumat, 8 Mei 2015

Perjalanan kembali ke Tangerang tadinya saya ingin naik bus Rosalia Indah jatah Wonogiri-Bitung yang terkenal joss, sayangnya hasil tes saya keluar jam 1 lewat jadi nya gagal deh. Soalnya bus Rosalia dari Wonogiri/Madiun jalan jam 2 daripada ikut bis dari Surabaya/Malang yang jalannya sore ntar makannya pake nasi box, saya memilih untuk naik kelas VIP dari agen Rosin Gamping di Ring Road barat Jogja yang jaraknya dekat dari UMY.

Sekitar pukul 13:30 saya langsung pesan tiket ke BSD dan untungnya masih ada walaupun seat belakang, jatah hari itu NL461

15:05 bus datang dan langsung jalan kembali dan saya langsung menuju seat 8A, kebetulan seat 8B sudah ada seorang wanita muda yang kayanya anak kuliahan yang sudah pw di seatnya.
15:20 masuk terminal Jombor untuk menaikkan penumpang.
Pahala Kencana Setra Selendang, Hino RG kayanya

Perjalanan dilanjutkan kembali melewati Ring Road dan Kulon Progo.
17:08 bus harus masuk terminal Purworejo walau tidak ada penumpang yang naik

18:01 melewati rest area nya Efisiensi.
18:05 masuk terminal Kebumen
18:28 melewati RM Candisari, rumah makan langganannya bus pariwisata yang lewat selatan
18:30 akhirnya bus masuk rumah makan Lestari untuk servis makan dan di sini sudah terparkir beberapa bus Rosalia Indah dan bus lainnya beserta travel. 
Seperti biasa saya langsung menunaikan solat dan makan. Di sini saya makan dengan ayam goreng serta tempe orek serta teh anget walau sangat disayangkan engga ada krupuk sebagai pelengkap. Dan disayangkan juga di sini ada yang mengawasi penumpang dalam mengambil lauk, jadi saya tidak bisa ambil ayam goreng 2 potong. Setelah itu saya lanjut foto-foto.


 NL 350 Jogja-Bitung kelas Super Executive
kabin NL461

19:09 NL461 mulai beranjak keluar RM Lestari untuk kembali mengaspal jalur Selatan Jawa.
20:20 memasuki Cilacap
21:50 mulai terlihat armada dari barat menuju timur. Lepas itu saya hanya tidur melek tidur melek yang salah satunya karena guncangan suspensi 1525 yang tidak memakai suspensi udara dan seat nomer 8 yang tepat berada di atas ban belakang.

23:41 bus mulai memasuki sirkuit tol Pejagan-Palikanci bersama Haryanto dan Nusantara Scania livery black pearl. Tercatat di sini NL461 mengovertake Rosin NL475, Sinar Jaya, Haryanto Positive, dan beberapa bus lainnya (bukan bus artis) serta NL461 juga ikut kena overtake bus lainnya. Tapi ya gitu Haryanto RN285 apalagi Nu3 Scania black pearl dalam sekejap langsung menghilang entah kemana. Setelah itu saya kembali tidur melek tidur melek.
01:41 masuk RM Sari Boga untuk cek. Untuk kelas VIP dari timur tidak dapat snack di sini.
02:35 masuk sebuah SPBU untuk minum solar beserta squad Rosin lainnya. Sebenernya saya ingin foto squad Rosin di sini, tapi di SPBU dilarang untuk mengambil foto. 30 menit kemudian kembali jalan dan sempat terjebak kemacetan. Setelah itu saya kembali tidur karena lumayan ngantuk dan lelah.
05:55 memasuki BSD alias Bumi Serpong Damai
06:07 saya turun di sebrang mall Plaza Serpong
 Dasboard ala Adi Putro dan Mercedes Benz OH 1525



-----Spesifikasi/Detail Bus-----


Bus: Kramat Djati (PT Kramatdjati Asri Sejati)
Nomer Plat Bus: B 7482 IS
Kelas: VIP
Jurusan: Ciledug - Solo - Madiun - Ponorogo
Tarif: 175.000
Nomer Kursi: 1 atau 1A
Jumlah Kursi: 36
Merk Kursi: Karya Logam
Sasis: Hino RG + air suspension dari karoseri
Bodi: Jetbus
Fasilitas: AC, TV, audio, toilet, bantal, selimut, rec.seat, sekat depan, colokan listrik di bagasi atas, snack, prasmanan
Waktu Tempuh: 14 jam dan 29 menit


Bus: Eka (PT Eka Mira Prima Sentosa)
Kelas: Patas
Jurusan: Surabaya - Solo - Jogja - Magelang
Tarif: 15.000
Merk Kursi: Aldilla
Sasis: Hino RK8
Bodi: New Marcopolo HD (karoseri Adi Putro)
Fasilitas: AC, TV, audio, air mineral gelas, rec.seat
Waktu Tempuh: ±1 jam dan 26 menit


Bus: Rosalia Indah (PT Rosalia Indah Transport)
Nomer Bus: 461
Kelas: VIP
Jurusan: Semin - Jogja - BSD - Merak
Tarif: 160.000
Nomer Kursi: 8A 
Jumlah Kursi: 40
Merk Kursi: Aldilla
Sasis: Mercedes Benz OH 1525
Bodi: Jetbus2 HD
Fasilitas: AC, TV, audio, toilet, selimut, rec.seat, foot rest, colokan di bagasi atas, prasmanan
Waktu Tempuh: ±15 jam dan 2 menit




-----Penilaian-----

Kramat Djati:
(+) Kru bus ramah
(+) Bus pun sudah dipakaikan suspensi udara biar lebih nyaman
(+) Pak supir pun bawa busnya santai

(-) TV dan audio/musik tidak nyala sepanjang perjalanan
(-) Kerangka untuk TV terbuat dari logam sehingga saat bus berjalan di jalan rusak jadi berisik dan cukup mengganggu. Kalo bisa posisinya di luar sekat kabin penumpang


Eka:
(+) Kru bus ramah

(-) Banyak air rembesan AC
(-) Suspensi sangat berisik, cukup menganggu telinga


Rosalia Indah:
(+) Kru bus ramah
(+) Makanan enak

(-) Servis makan di RM Lestari dijaga petugas, jadi tidak bisa ambil lauk sepuasnya
(-) Pengatur arah angin AC ada yang bolong

Selasa, 24 Maret 2015

Pengalaman Medical Examination (medex) untuk Calon Penerbang #OOTBus

Medex adalah persayaratan wajib bagi calon penerbang jika ingin memulai pendidikan "Pilot" di Sekolah Penerbangan. Medex hanya bisa dilakukan di Balai Kesehatan Penerbang di Kemayoran.

Diawali dengan mendaftar disalah satu Flying School atau FS yang mempunyai kantor perwakilan di Jakarta, lalu saya diberi surat keterangan untuk bisa melalukan Medex. Sempat dikasih tau kalau saya harus menjaga makanan yang dimakan, tidak boleh makan makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan sering minum susu beruang dan kalo bisa datang se-pagi mungkin.

Beberapa hari kemudian saya siap melakukan medex. Setelah subuh saya sudah menuju stasiun Poris untuk naik KRL Commuter Line menuju stasiun Kemayoran. Tapi cobaan pertama datang, saya datang lumayan telat dan harus naik kereta jam 6 kurang 10. Perjalanan mungkin bisa 1 jam dan sampai di Balai Hatpen sudah ramai. Tiba di stasiun Kemayoran sekitar jam 7 dan langsung naik bajaj menuju Balai Hatpen. 

Setelah masuk gedung ternyata tidak ramai yang saya bayangkan. Saya langsung menuju bagian pendaftaran dan saya harus menyiapkan fotokopi ktp 2 lembar dan foto 3x4 2 lembar dan harus mengisi form pendaftaran. Sebelumnya saya ditanya apa saya calon penerbang dan nama FS nya. Perasaan pertama kali medex itu gerogi dan segar. Yap segar, karna banyak pramugari yang akan medex dan recheck hehehe.cSetelah itu nama saya dipanggil dan diberi check list. 

Tes pertama yaitu tes urin. Saya masuk ke dalam ruangan dan memberi checklist dan ktp lalu diambel samper urin. Setelah sampel urin saya beri ke petugas, saya mendapat kembali checklist dan menuju ke tes berikutnya.

Tes kedua yaitu tes darah. Saya memberi checklist dan harus menunggu giliran. Sekitar 30 menitan nama saya dipanggil untuk diambil sampel darah. Prosesnya biasa, ditusuk jarum lalu diambil darah. Lalu checklist saya ambil lagi dan siap ke tes berikutnya.

Tes ketiga yaitu ECG atau rekam jantung. Awalnya saya agak takut kalo disuruh treadmill, maklum saya ini bertubuh gemuk, eh ternyata denger percakapan penerbang di ruang ECG treadmill cuma untuk penerbang yang sudah berumur. Setelah checklist saya beri, nama saya pun dipanggil. Saya harus telanjang dada dan tiduran di ranjang. Lalu saya ditempeli semacam stiker lalu dijepit dengan kabel yang tehubung dengan alat perekam. Cukup 1 menitan untuk rekam jantung, checklist dikembalikan kepada saya.

Tes keempat yaitu gigi. Saya menuju lantai 2 dan memberi checklist dan menunggu nama saya dipanggil. Sambil menunggu saya menonton tv dan berbincang dengan calon penerbang yang baru kenal di tempat ini. Lalu saya dipanggil dan langsung menuju kursi untuk cek gigi. Hanya dilihat sebentar dan dokternya bilang kalau gigi saya ada tambal sementara karna sedang perawatan, saya pun membenarkan karna memang gigi saya lagi perawatan syaraf. Lalu ditanya kapan selesai perawatannya dan selesai.

Tes kelima yaitu EEG atau tes otak. Disini saya dipasangi alat yang menutupi kepala saya yang terdapat kabel yang terhubung dengan alat pengecekan. Disini kita diberi jel lalu disuruh rileks, tidak boleh bergerak, konsentrasi, fokus dan pandangan ke depan. Saya ditanya apakah pernah kecelakaan, pingsan, dll. Lalu tes dimulai, disela-sela tes saya disuruh memejamkan mata, berhitung dan disuruh melihat kedipan lampu LED yang cukup menyilaukan. Proses ini memakan waktu 15 menitan

Tes keenam yaitu mata. Tapi pertama-tama saya diukir dulu panjang kaki lalu mulai tes mata. Dimulai dengan tes buta warna dan melihat huruf berukuran kecil dengan 1 mata maupun kedua mata. Setelah itu ada tes lainnya untuk mengukur plus minus dan silinder mata kita. Disini saya diperingatkan kalo jangan sering ngegame dan pantengin komputer karan tidak baik untuk mata. Bapak-bapak yang memeriksa saya lumayan ramah dan asik.

Tes ketujuh yaitu audiometri. Disini saya disuruh masuk kedalam bilik kecil dan diintruksikan kalo saya dengar suara saya harus menekan tombol. Headset saya pasang dan tes dimulai. Suaranya pun sangat kecil jadi harus benar-benar konsentrasi untuk mendengarkan.

Tes ketujuh yaitu tes fisik. Saya disuruh memasuki ruangan dan sudah ada dokter perempuan yang yaaa....lumayan lah. Awalnya saya ditanya riwayat penyakit saya dan orang tua, anak ke berapa, apa pernah pingsan dan kecelakaan, dll. Lalu saya disuruh telanjang dada. Dokter tersebut akan mengukur lingkar dada dan keseimbangan saya. Sayang sekali dokter itu tidak seramah yang saya bayangkan. Sangat jutek.

Tes kedelapan hanya sebentar dan sederhana. Disini saya diukur tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan.

Tes kesembilan dan terakhir yaitu rontgen. Seperti biasa checklist saya beri dan haru menunggu giliran. Disini kalo tes rontgen laki-laki dan perempuan tidak boleh dipanggil atau dites secara bersamaan, nanti yang laki-laki keenakan hehehe. Disini kepala saya entah diapakan hanya dikelilingi alat, mungkin untuk rontgen kepala. Lalu saya disuruh telanjang dada untuk rontgen paru-paru, prosesnya dada kita ditempelkan ke alat rontgen beberapa detik. Tidak sampai 5 menit hasil rontgen pun saya bawa untuk oleh-oleh hehehe

Langkah terakhir medex dan sangat amat penting yaitu BAYAR, iyalah bayar masa gratis. Saya memberi checklist saya kepada kasir yang terletak di lantai 1. Setelah dihitung saya harus membayar 850.000 disini saya cukup kaget. Saya kira 900 ribu sampai 1 juta seperti yang saya liat di internet. Hasil medex untuk calon penerbang bisa diambil seminggu kemudian.

Setelah itu saya pulang. Prosesnya pun tidak lah lama dan sulit seperti yang saya bayangkan. Saya daftar sekitar jam 7:30 dan selesai jam 10:30. Hanya 3 jam

=====================

Untuk update pengambilan hasil saya akan update minggu depan. Semoga lulus dan tidak perlu recheck. Kalo bisa hasilnya first class.


Demikianlah pengalaman pertama saya melakukan medex. Semoga bermanfaat bagi kalian yang akan melakukan medex. Kalau ada pertanyaan silakan komentar. Terima Kasih

Sabtu, 10 Januari 2015

Tips Saat Melakukan Perjalanan dengan Bus Malam

Kali ini saya akan berbagi tips perjalanan dengan bis malam berdasarkan pengalaman saya yang sudah beberapa kali naik bis malam. Semoga bermanfaat bagi para travellers dan calon pengguna jasa bis malam.



Sebelum Memulai Perjalanan

  • Memilih Bis
Sebelum memulai perjalanan anda harus memilih bis terlebih dahulu. Disarankan memilih bis yang sudah mempunyai nama besar dan emiliki armada bis yang bagus. Anda juga bisa meminta rekomendasi bis dari kerabat, saudara atau penggemar bis. Jika memiliki dana lebih disarankan untuk memilih kelas executive (exe) atau super executive (SE), walau harganya lebih mahal daripada kelas bisnis, VIP, patas, tapi kenyamanan dan pelayanan anda akan mendapatkan lebih di dua kelas teratas tersebut.
  • Membeli Tiket

Pastikan anda sudah membeli tiket minimal 1-2 hari sebelum hari keberangkatan. Jika sudah memasuki memasuki musim liburan minimal 3-5 hari sebelum hari keberangkatan. Pastikan anda membeli di agen resmi bis baik di terminal maupun ruko agen tersebut, hati-hati terhadap calo jika anda membeli tiket di terminal. Simpan baik-baik bukti pembayaran jika DP dahulu atau tiket jika membayar lunas. Tapi beberapa PO hanya memberikan kwitansi walau bayar lunas, nantinya pun akan ditukar tiket asli saat hari keberangkatan.

  • Datang Tepat Waktu

Biasanya anda disuruh kumpul 30 menit sebelum keberangkatan. Jangan sampai telat, biasanya budaya orang Indonesia selalu 'ngaret'. Jika sang agen segan, anda akan ditinggal. Saat sampai di agen, anda harus melapor untuk menukar tiket dan mendapat nomer bis yang akan dinaiki.

  • Bawa Perlengkapan, Bekal, Obat-obatan, dan Uang Receh
Bawalah perlengkapan untuk di dalam bis, terutama jaket/sweater bagi yang tidak tahan dingin karena AC bis sangat dingin apalagi jika bis tersebut masih baru. Bawa bekal makanan dan minuman untuk diperjalanan. Bawa juga uang receh seribu atau dua ribu untuk buang air di toilet saat bis berhenti. Bawalah obat pribadi jika anda sedang sakit atau mudah mabuk darat.

  • Barang Bawaan
Jika anda membawa barang bawaan besar, anda bisa menaruh tas/koper/carrier anda di dalam bagasi bawah bis tapi anda harus memberitau kepada agen kalau ada barang yang akan dimasukkan ke dalam bagasi. Pastikan pula anda mendapat kode bagasi anda (kode/penomeran bagasi sudah diterapkan dibeberapa PO).



Saat Diperjalanan

  • Awal Perjalanan
Pastikan anda duduk sesuai yang tertera pada tiket. Jika bingung atau sudah ditempati orang segera lapor ke agen atau kru bis.

  • Barang Berharga
Jika membawa tas berisi laptop atau yang lain, saya sarankan agan ditempatkan di kaki anda agar aman. Ingat! Barang bawaan pribadi adalah tanggung jawab pribadi sendiri. Selalu bawa terus bawaan anda terutama yang berharga saat turun bis untuk makan atau ke toilet.

  • Memanfaatkan Fasilitas I
Anda harus memanfaatkan fasilitas yang anda dapat seperti bantal dan selimut. Kursi pun bisa direbahkan dan ada sandaran kaki untuk kelas VIP, exe, dan SE. Toilet, gunakan toilet saat bis sedang berjalan dan toilet bis hanya untuk buang air kecil, jika anda ingin buang air besar segera berbicara kepada kru bis untuk berhenti.

  • Memanfaatkan Fasilitas II
Jika anda pengguna telepon pintar atau smatrphone anda bisa memanfaatkan fasilitas WiFi gratis yang disediakan, WiFi hanya ada dibeberapa PO dan kelas. Jika lowbatt anda bisa charge gadget anda, di bis tersedia colokan listrik di kursi maupun bagasi atas. Colokan pun hanya ada di beberapa PO dan kelas dan juga bis baru.

  • Makan
Untuk kelas VIP, exe, dan SE akan mendapatkan servis makan di rumah makan, biasanya prasmanan. Untuk PO ternama anda boleh mengambil lauk sebanyak yang anda mau alias sepuasnya. Biasanya untuk jurusan Jakarta sampai Malang anda akan dapat servis makan gratis 1-2 kali, anda juga dapat snack saat mulai perjalanan atau snack pagi

  • Manfaatkan Waktu Berhenti
Ini yang paling penting. Saat melakukan perjalanan panjang terutama antar propinsi yang memakan waktu lebih dari 12 jam, tentu anda akan merasa pegal karena terus duduk selama berjam-jam. Tips saya manfaatkan waktu saat bis berhenti. Saat berhenti untuk makan dan soloat/kontrol disarankan untuk turun dan selama turun pastikan anda harus berdiri, jangan duduk. Kalau bisa lakukan peregangan kecil-kecilan.

  • Mencoba Nyaman
Cobalah buat diri anda senyaman mungkin selama perjalanan. Jika anda ingin tidur anda bisa menarik penutup kaca atau hordeng agar tidak ada kilatan cahaya yang menggangu mata. Anda juga bisa merebahkan kursi dan menaikkan sandaran kaki atau leg rest. Jika merasa dingin, anda bisa atur penutup AC dan menarik selimut yang disediakan. Bagi yang ingin nyaman tidak disarankan untuk memilih seat terdepan karena kilatan cahaya dari arah berlawanan dan posisi kita yang ada di atas ban. Seat nomer 2-5 cukup nyaman.



-------------------- Selesai --------------------



Demikianlah sedikit tips dari saya, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan mengenai apapun tentang bis, bisa komentar di artikel/post ini. 
Selamat menikmati perjalanan dengan bis pilihan anda. Jangan kapok dan sungkan naik bis

Wassalam.