Tampilkan postingan dengan label Eka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eka. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Februari 2018

Pekanbaru – Tangerang via Joglo (Jogja-Solo) | Rosalia Indah Super Top SHD Scania K360

Tolong hentikan fokus anda pada artikel ini sementara :)

Bagi yang ingin mendapatkan diskon dari redBus silakan masukkan kode refferal redb527qj atau ke http://r.redbus.com/redb527qj-1q6 untuk mendapatkan diskon 80.000 saat mendownload di Android apps mendaftar di redBus. Sekian, Terima Kasih.

Pekanbaru – Tangerang via Jogja-Solo? Iya benar, tidak salah. Ini adalah catatan perjalanan saya menuju Tangerang yang disempatkan untuk touring jarak menengah. Hampir satu tahun tidak merasakan Pantura Jateng, Cipali, dan servis makan membuat saya ingin merasakan kembali touring di Jawa, kebetulan udah cukup penat juga touring Sumateraan yang rutenya itu-itu aja.

Rencana awal saya adalah naik pesawat langsung menuju Jogja lalu menuju Tangerang lewat Solo? Kenapa Solo? Wajib bin Harus servis makan di Sari Rasa (SR), rumah makan yang makanannya selalu memuaskan. Kebetulan jadwal penerbangan langsung PKU-JOG itu masih pagi dan tiba di Jogja belum jam 12 siang, jadi masih bisa kejar bus ke Barat.

Armada pilihan pertama, yaitu Kramat Djati Executive seri 6 tujuan Pondok Pinang. Kenapa? Karena selonjor, makan di SR, tarif masih terjangkau, dan pengen coba Hino RN atau sasis yang Air Suspensionnya topang sasis langsung (sama seperti 1626, bukan kaya Scania atau OC500RF). Tapi minusnya adalah tujuan akhirnya di Pondok Pinang dan harus keluar biaya ekstra untuk ke Tangerang. Pilihan kedua adalah Nusantara NS-01 atau NS-04. Pengen coba juga naik Nusantara. Kebetulan juga makan di SR. Eh tapi  tujuan akhirnya juga gak di Tangerang dan harus naik Patas dulu dari Giwangan/Jombor ke Sukun setidaknya. Tarifnya pun lumayan juga sih, apalagi NS-01. Keunggulan kedua pilihan ini adalah sama-sama bisa beli via Redbus yang juga ada diskonan 10% + 25% cashback dan atau 40.000. Tapi buat Nusantara kok kaya ada biaya admin sekitar 18.000 yah, jadi agak males yah. Pilihan ketiga, yaitu Rosalia Indah Super Top. Yah, Rosin lagi, walaupun Super Top sih. Saya sendiri juga masih penasaran sama kelas Super seat 2-1 nya karena udah 2x gagal. Akhirnya keputusan final didapat. Setelah menimbang dan melihat sisi baik dan buruk, akhirnya naik Rosalia Indah Super Top.

Oh iya, saya sempet kepikiran juga untuk naik pesawat langsung ke Surabaya saat tarifnya lebih murah dibanding pesawat ke Jogja. Jadi dari Surabaya nanti naik Gunung Harta sekaligus nostalgia karena terakhir dan pertama kali naik GH itu Desember 2014. Ditambah di easybook ada promo 30%. Tapi karena ragu dengan pembelian tiket lewat easybook, saya coba email dan sms kontak yang tertera di gununghartasolutions.com, tapi gak ada respon. Yaudahlah, mantapkan naik Rosin Super Top aja. Ribet kalo masih penasaran. Entah kapan bisa naik RI ST dari Timur.

Kamis, 11 Januari 2018
Siang hari pas nunggu motor dicuci di tempat cucian motor, saya iseng buka aplikasi Tiket dan cek pesawat PKU-JOG. Tiba-tiba posisi teratas (dan termurah) menampilkan harga 760.000 untuk tanggal 15, padahal kemaren dan tadi pagi masih di angka 837.000. Alhamdulillah. Akhirnya saya langsung booking dan ditambah potongan harga 75.000. Jadi, tiket pesawat PKU-JOG saya dapatkan dengan harga 685.000.

Eh Alhamdulillah, pas juga website Rosalia Indah udah bisa beli online, setelah beberapa hari sebelumnya selalu tertulis “HABIS” karena lagi bermasalah sepertinya. Sorenya saya langsung booking ST dari Kartosuro ke Cikokol, naik armada yang dari Madiun seharga 265.000. Pesannya mudah, kaya di Tiket, Traveloka, maupun Lorena Transport. Minusnya juga gak bisa pilih seat. Secara otomatis saya langsung ditempatkan di seat 1A. Sementara saya lebih suka seat yang agak kebelakang karena ada AVOD (seat terdepan gak ada AVOD). Tapi pas bayar (saya bayar di Indomaret) ada biaya 7.700. Yah gak apa lah. Setelah bayar langsung masukin kode booking di website di tab ‘cek status’ dan ‘cetak tiket’, setelah itu saya simpan PDFnya. Saya males print, yakali harus repot print dan keluar 1000. Lagi pula bisa cetak tiket di agennya.

Senin, 15 Januari 2018
08:10 Perjalanan diawali dengan naik sasis yang terkenal suosss, Hino RK8 punyanya Trans Metro Pekanbaru dari halte Suka Karya. Harusnya sih saya udah jalan jam 7:30 an, tapi telat karena telat bangun. Jadinya buru-buru.
08:40 sekitar jam segitu udah transit di halte Sudirman depan RS Awal Bros. Berharap banget bisnya langsung dateng dan jalan. Setelah nunggu sebentar, TMP koridor 1A (Ramayana – Bandara SSQ II) tiba, tapi gak langsung jalan. Haduuuuhhh jam’e mepettt. Sempet gregetan juga jam 9 kurang 10 bahkan sampai jam 09:00 masih belom jalan. Padahal pesawat jam 09:40 dan boarding jam 09:10. Sementara perjalanan ke SSQ II butuh 10 menit, mana belom ada boarding pass pula walaupun udah web check in.
09:03 Akhirnya injak pedal gas juga. Gilaaa hampir aja ngojek, lagian males juga keluar duit lebih hehehe. Mepettt abisss.
09:12 Turun bis dan langsung jalan cepat menuju counter Singa Merah.
Seperti yang sudah diduga. Sebelum scanning pertama, pasti jalan agak lamban karena pengantar yang ramai, orang-orang yang jalannya kaya keong, dan scanning yang ramai, untungnya sih gak rame-rame amat. Abis scanning liat ada self check in, coba dulu. Pas udah input data tapi gak keluar-keluar tuh boarding pass. Akhirnya cusss aja ke counter. Antrian di counter yang buka cukup ramai, tapi saya ke counter yang sebelahnya aja yang kosong (karena ga ada tulisan open di layar). Alhamdulillah masih dapet boarding passnya, bahkan tanpa kasih bookingan dan identitas, kayanya sih saya yang terakhir.
Naik ke atas menuju ruang tunggu saya tanya ke petugas mengenai flight ke Yogya, soalnya gak ada aktivitas boarding, eh ternyata belom boarding, alhamdulillah. Bahkan saya jadi penumpang pertama yang boarding.
09:25 Boarding.
09:51 Pushback setelah 3 atau 4 pesawat militer lepas landas. Entah pesawatnya jenis apa, pastinya sih pesawat tempur.
12:32 Touch down Adi Sutjipto, Yogyakarta. Lha? Lama amat 2,5 jam lebih? Iya lama, wong harus tawaf dulu di langit Jogja. Gila kali yah, sebegitu ramenya traffic Adi Sucipto sampe harus muter 7/8 kali di sekitar 25 km barat Adi Sucipto. Sakit jiwa. Paling parah seumur hidup. Di Soekarno Hatta, Kuala Lumpur, bahkan Changi aja gak pernah saya alami kaya gitu.
Pertama kali menginjakkan kaki di bandara ini rasanya senang dannnn kuno. Ya, kuno. Gak ada garbarata, conveyor belt sedikit, AC gak dingin, musholla kurang besar, banyak supir taksi. Tapi enaknya bandara ini mudah diakses. Letaknya di jalan raya Jogja-Solo. Ada stasiun kereta Maguwo, ada Trans Jogja juga.

Perjalanan saya selanjutnya menuju Kartosuro. Karena info yang saya dapat gak bisa naik bus dari depan bandara, jadinya saya naik TJ (bukan Trans Jakarta loh ya) dulu ke Giwangan, itung-itung keliling Jogja kecil-kecilan.
13:10 Start TJ koridor 3B. Ini TJ biar kata BRT tapi jalannya banter, kaya Eka / SR aja. Goyang kanan kiri sambil klakson. TMP aja gak pernah sebanter ini. TJ ini juga dingin AC-nya. Petugasnya ramah pula (lebih ramah dari TMP).
13:15 Kres dengan Eka Double Glass RK8 di sekitar Janti. Oh iya, tarif TJ Cuma 3.500, lebih murah gopek daripada TMP.
13:26 Kota Gede. Silver City (bener kan?). Ternyata kaya gini toh Kota Gede, setidaknya pernah ke sini walau Cuma numpang lewat doang. Di dan setelah Kota Gede ternyata melalui jalan yang cukup kecil, hebat juga yah rutenya, asik.
13:34 Finish Giwangan.
Langsung menuju shelter. Banyak armada Patas yang sudah siap seperti bEST, Eka, Efisiensi, Haryanto 1626, dan Nusantara 1525 kuning. Pas liat Eka kok kurang manteps yah kirain bakal dapet yang Morodadi Prima. Mau naik yang selanjutnya tapi takut gak ngejar RI ST, akhirnya naik ajalah. Awalnya saya bingung, kok gak ada bus ATB parkir di sini. Pas jalan baru tau, ternyata tempatnya beda. Pe’a amat yah, namanya juga shelter Patas, mana ada ATB.

13:53 Eka S 7198 US pushback. Ini sih bodi JB2 rombakan, dilihat dari interior dan kursi yang gak baru. Tapi untungnya sih pake kursi yang gak baru, lebih empuk. Dari suaranya mesinnya sih cukup kasar, apa jangan-jangan RG. Kalo RG muantep lah.
13:52 Start terminal Giwangan
14:13 Adi Sucipto. Eh ke sini lagi. Tapi ini bus terbilang lumayan nyaman. Kursi lawasnya empuk dan hampir gak ada bunyi kriyet-kriyet.
14:22 Prambanan.
14:42 Terminal Ir. Soekarno, Klaten. Nampak KD Jack Daniels siap jalan, salah satu spesies KD yang banter.
14:53 Overtake Restu Mulya gress dengan bodi SR2 HD Prime di depan pool Rosalia Indah, Klaten.
15:24 Finish Kartosuro, tepatnya di lampu lalu lintas sebelum tugu Kartosuro. Oh iya, ternyata Eka ini pakai RK8 setelah saya lihat stirnya, kirain RG, udah seneng aja tuh.


DETAIL BUS

Bus: Eka (PT Eka Mira Prima Sentosa)
Nomer plat bus: S 7298 US
Jurusan: Magelang - Yogyakarta – Solo – Surabaya
Tarif: 15.000
Nomer kursi: 9B
Jumlah kursi: 43
Merk kursi: Aldilla
Sasis: Hino RK8
Bodi: Jetbus2 HD (rombakan) (karoseri Adi Putro)
Fasilitas: AC, TV, audio, rec.seat.
Waktu tempuh: 1 jam dan 28 menit.


PENILAIAN

+ Kursi nyaman
+ Nyaris tidak ada bunyi kriyet-kriyet

- Gak dapat bodi Morodadi Prima jenis apapun 


SOLO - TANGERANG

Setelah turun Eka 7198, saya jalan kaki 10 menitan ke agen Rosalia Indah Kartosuro Baru.
15:32 Tiba di agen RI Kartosuro bareng SHD 115 (Magetan – Tangerang), sekarang Magetan – Tangerang yang isi udah SHD belasan toh, kayanya SHD 109 yang saya naikin waktu itu udah pindah ke Surabaya deh.
Tiba di agen saya ke petugas untuk print, tapi katanya sebentar dulu (mungkin lagi sibuk), jadi saya solat Ashar dulu aja. Abis solat baru minta print, kali ini yang melayani petugas perempuan. Yah untung lah, daripada yang laki-laki, biar segeran gitu mata hehehe. Abis kasih tiket dalam bentuk PDF ke petugas, abis itu di print deh, lumayan irit 1000 daripada print sendiri. Tidak lupa dikasih kupon makan juga. Petuganya ramah-ramah.
Dan ternyata saya dapet SHD 101. The First SHD Scania in Rosalia Indah, berdasarkan nomer urut. Coba saya absen armada duluya di agen RI KTS yang urutannya, yaitu SHD 115, SHD 53x, 447 (Cibubur), SHD 397 (HDD 1626), 493 (SE Pulo Gebang), 437, SHD 105, SHD 101, 439, 448, dan SHD 395.
16:16 SHD 101 masuk. Nah ini dia, thats why i hate hot seat, topinya itu loh, trus gak ada AVOD. Mana leg roomnya cukup mentok lagi buat saya yang tingginya 170-172 cm dengan panjang kaki 100-102 cm.
16:36 Injak pedal gas menuju kota Tangerang. Lepas KTS dibagikan selimut. Oh iya, yang bertugas di SHD 101 bukan pramugari, yah elahhh. Laki lagiii laki lagiii. Dannnn ini Scania K360 kayanya lagi kurang fit deh, beberapa kali terasa endut-endutan. Baru kali ini gak asik Scanianya.
17:43 – 17:49 Terminal Tingkir, Salatiga. Upload penumpang terakhir (kalo gak salah). Eh iya, WiFinya abis kuota hahahahaha.
17:54 GT Salatiga. Akhirnya, full tol menuju Semarang dari Salatiga. Di tol ini biasa aja speednya. Pas turunan bisa 120, tapi pas nanjak bisa 60 ke bawah. Driver pinggir juga kebanyakan main HP, hadeeehhh.
18:22 GT Banyumanik.
18:25 GT Tembalang bersama Trans Jakarta MB 1526 NG yang habis rilis dari Lucksana eh Laksana.
18:34 GT Manyaran bersama HarJay H418 Hino RN dan HR12 Zeppelin Setra.
18:59 Melewati terminal Mangkang.
19:12 Diovertake Sudiro Tungga Jaya warna merah, kayanya sih Kimmoura. Suara Hinonya kasar amat pas ngegas.
19:35 – 20:24 RM Sari Rasa, Weleri. Gak usah absen armada lah ya. Sebelum makan, solat dulu mumpung baru 1 SE aja yang tiba sebelum 101 sampe. 
Abis solat langsung makan. Ekspektasi sangat tinggi terhadap menu makan SE kali ini. Eeehhhh ekspektasi kurang sesuai dengan realita. Menu makan ada nasi hangat, sayur daun singkong, oseng tahu tempe, telur belah, dan ayam goreng serta teh, es, kerupuk, dan pisang. Sayur daun singkongnya manis, gak kaya di RM Padang yang pedes. Oseng tahu tempe mantep lah. Telur belah standar. Ayam goreng rasa diet alias gak ada garam, hambar. Kerupuk tumben gak alot. Tehnya gak manis, tapi gurih karena agak asin, kaya teh di RM di Pantura Jawa Barat. GAK ADA mie dan sambal, itu dia minusnya. Overall, biasa aja, untungnya sih corrr a.k.a anti jatah. Spending timenya juga kelamaan. Entah kenapa ya, padahalkan bisa lebih cepet di sini. Payah.
Kemudi Scania pasca Sari Rasa dipegang oleh driver tengah yang pembawaannya sedikit lebih ngotot dan mau injak gas lebih dalam daripada driver pinggir. Pergantian driver tengah ke driver pinggir lupa di mana, entah menepi di Cipali atau Bekasi Timur.
20:37 Diovertake KD Jack Daniels di depan RM Menara Kudus setelah saling OT. Dan mulai banyak kress juga dengan bus dari Barat, seperti Agra Mas, Harapan Jaya, Akas Asri, dan Laju Prima. Emang jalanan lancar kah?
20:41 Tanjakan Plelen (kalo gak salah). Terlihat KD Jack Daniels bermasalah sampai harus ngerem dalem sampai menghentak dan bahkan telihat percikan api keluar di bagian belakang. Kirain mesinnya atau kampasnya jebol. Trans Zentrum Jetbus biru juga nanjak dengan lemot, sementara 101 bisa melewati dengan santai.
21:36 Melewati terminal Pekalongan.
22:25 Petarukan.
22:41 Kress dengan 2 DD PUMA’S.
Sepanjang jalan saya banyak tidur, bahkan tidak melihat dan tau kapan masuk GT Brebes Timur. Pokoknya udah mengaspal di tol sebelum ganti hari alias sebelum pukul 00:00.
00:20 GT Palimanan. Di tol saya banyak tidur. Untung aja gak jadi buat video trip report.
00:25 Diovertake Barito 1526 dan langsung dikejar walau gak disalip balik.
02:07 GT Karawang Timur 1 bersama STJ HDD Archilles. Kirain mau ke agen Karawang kali, eh ternyata menuju Bekasi Timur lewat Karawang. Kesal tapi oke juga sih, belom pernah lewat sini juga. Dari sini udah mulai tidur ayam sampe melek poll.
03:04 – 03:12 Agen Bekasi Timur bersama 493 dan 145. Entah kenapa kalo naik atau turun penumpang itu gak bisa 1-3 menit aja, biar cepet gitu.
03:30 GT Halim 2. Di tol Dalam Kota, driver pinggir membawa bus dengan santai, tidak terkesan cepat. Saya sih agak geram, tapi mungkin karena ini kelas Super Top kali yah, makannya main konstan aja. Tapi ya setidaknya di tol DalKot yang sepi ini bisa lebih cepat jalannya, kan sampainya bisa lebih cepat juga dan lebih cepat istirahat.
03:51 GT Meruya Utama menuju Lingkar Luar Barat. Dikarenakan dari Bekasi sampai finish saya melek, saya cukup menikmati sikon kota Bekasi – Jakarta – Tangerang di pagi hari (sebelum subuh). Terutama di tol DalKot dengan gedung-gedung di sekitarnya. Hal yang tidak dapat dinikmati di Sumatera.
04:00 Terminal Kalideres. Pake masuk terminal pulak, haduh masss’eee. Buang-buang waktu aja dah! Harjay Avante RN aja gak masuk terminal, walau SHD 101 ini ada penumpang turun di terminal, tapi kan bisa di luarnya.
04:16 Melintasi Stasiun Poris.
04:18 Masuk dan langsung keluar lagi di terminal Poris.
04:23 Finish. Turun sebelum bus naik fly over.


DETAIL BUS

Bus: Rosalia Indah (PT Rosalia Indah Transport)
Kode bus: SHD 101
Kode jurusan: MA.102 (Madiun – Solo – Bekasi – Bitung)
Tarif: 256.000 + 7.700 (biaya admin jika beli online)
Nomer kursi: 1A
Jumlah kursi: 21
Merk kursi: Aldilla
Sasis: Scania K360IB Opticruise
Bodi: Jetbus2+ SHD (karoseri Adi Putro)
Fasilitas: AC, TV, audio, AVOD, toilet, rec.seat, leg rest, foot rest, bantal, selimut, colokan listrik, USB power plug, air mineral 600ml, servis makan.
Waktu tempuh: 11 jam dan 47 menit.


PENILAIAN


+ Pembelian mudah melalui online

- Booking online di website terkadang error
- Ada biaya tambahan atau processing fee
- Leg room kurang lega
- Waktu tempuh harusnya bisa lebih cepat 


Kok review banyak minusnya padahal naik Super Top Scania? Itu lah saya, beda dari yang lain. Review saya hampir selalu ada minusnya. Mungkin karena saya menuntut kesempurnaan 100% dalam setiap perjalanan.

Minggu, 12 Februari 2017

Surabaya - Tangerang (via Solo) naik SHD Scania K360

Tolong hentikan fokus anda pada artikel ini sementara :)

Bagi yang ingin mendapatkan diskon dari redBus silakan masukkan kode refferal redb527qj atau ke http://r.redbus.com/redb527qj-1q6 untuk mendapatkan diskon 80.000 saat mendownload di Android apps mendaftar di redBus. Sekian, Terima Kasih.

Postingan ini adalah cerita dari 2 etape terakhir perjalanan saya ke pulau Dewata.
Ajkuh


Surabaya – Solo

Setelah tiba di terminal Purabaya atau Bungurasih, Surabaya untuk pertama kalinya, saya langsung menuju ruang tunggu keberangkatan bus dan menuju toilet untuk bersih-bersih serta solat subuh di musholla.

Setelah solat, saya duduk di ruang tunggu sambil memantau bus Eka yang belum terlihat di shelternya. Saya berniat naik Eka yang jam 6. Awalnya sih pengen naik Sugeng Rahayu Patas yang jam 7 karena tergiur sama servis makan prasmanannya, tapi kalo jam 7 takut gak ngejar Rosalia Indah yang Super Top.

Jam 5an sudah terlihat Eka dengan bodi Grand Tourismo berlampu depan Jetbus, godaan nih. Saya pengen banget coba GT-nya Morodadi, soalnya Eka yang jam 6 itu Royal Travego Morodadi. Setelah dia pergi, muncul Eka berbodi Jetbus2+ HD, walaaahh cobaan apa lagi ini. Setelah berpikir panjang akhirnya mulai melangkah menuju shelter, kalo aja ada Eka lagi di belakangnya. Sempat digiring (entah mandor atau driver Eka) menuju Eka JB2+. Akhirnya saya putuskan untuk naik yang ini aja, katanya jalan jam 6 kurang 15.

05:35 keluar shelter. Penumpang masih bisa dihitung jari. Saya ambil kursi baris ke-4 sebelah kanan. Satu kursi untuk barang saya (jendela), dan satu kursi lagi untuk saya. Cukup empuk juga kursi Aldillanya.
05:40 keluar terminal Purabaya.
05:55 melewati garasi Eka-Mira. Kondektur langsung narik tiket, 87.000 tarif menuju Solo sudah termasuk makan (seharga 12.000) di RM Duta, Ngawi. Tidak lupa dibagikan air mineral botol 600ml.

06:30 masuk Mojokerto. Karena ini pertama kalinya saya naik bus di jalur Surabaya – Nganjuk, saya cukup menikmati suasana Minggu pagi di Jawa Timur. Cukup terasa ngeri-ngeri sedap sih saat naik Patas Jatim, maklumlah saya ini pengen naik bus banter tapi giliran udah naik malah ngeri-ngeri sedap. Mau tidur pun gak bisa, kalaupun bisa, cuma tidur ayam.
06:35 di overtake Sugeng Rahayu W7398UY Discovery saat bus saya mengekor Safana.
07:38 singgah 10 menitan di agen Eka dan pusat oleh-oleh Kediri di Bra’an, Kertosono.
08:21 terminal Anjuk Ladang, kabupaten Nganjuk. Tidak masuk, cuma di depannya aja.
09:12 terminal Caruban, kabupaten Madiun. Idem.
09:31 masuk Karangjati.
10:07 masuk terminal Kertonegoro, Ngawi. Akhirnya sebentar lagi makan, udah keroncongan hahaha.
10:11 akhirnya masuk juga ke RM Duta selama ±25 menit untuk makan. Saya tentunya pilih rawon yang menjadi andalan, kebetulan saya juga udah lama banget gak makan rawon. Rasanya enak, cuma sayang porsinya gak sesuai porsi saya, kurang banyak hahaha. Saya juga awalnya pesan es sirup, tapi gak dibawain, pffftt!!! Di sini masuk juga Eka Royal Travego MP, mungkin angkatan jam 6 itu kali yah, tapi nomer platnya beda sama di jadwal. Entah lah.
12:06 masuk kabupaten Karanganyar. Sempat masuk terminal Pilangsari, Sragen juga sebelumnya.
12:15 akhirnya saya turun di seberang Kantor Pusat Rosalia Indah di Palur.


--- Detail Bus ---

Bus: Eka (PT Eka Mira Prima Sentosa)
Nomer Plat Bus: S 7538 US
Kelas: Patas / Executive
Jurusan: Surabaya – Solo – Yogyakarta - Magelang
Tarif: 87.000 (75.000 + 12.000 untuk makan)
Jumlah Kursi: 43
Merk Kursi: Aldilla
Sasis: Hino RK8JSKA R260
Bodi: Jetbus2+ HD (karoseri Adi Putro)
Fasilitas: AC, TV, Audio, colokan listrik, leg rest, air mineral 600ml, makan
Waktu Tempuh: 6 jam dan 35 menit


--- Penilaian ---

(+) kru ramah
(+) kursi empuk

(-) suspensi berisik
(-) style patas Jatim, kurang menghargai sesama pengguna jalan
(-) interior agak kusam



Solo – Tangerang

Setelah tiba di Kantor Pusatnya Rosin, saya langsung menuju loket untuk membeli tiket (go show) kelas Super Top. Rupanya kelas Super Top tujuan Cikokol sudah penuh, minta ikut bis dari Wonogiri (transit di Kartosuro) pun gak bisa. Ada yang kosong tujuan BSD tapi NL 472, yaaahh kriyet kriyet MB 1526, padahal pengen naik Scania K360 lagi. Tujuan Cikokol adanya Exe Plus Scania, oke lah walaupun agak kecewa dan agak parno juga dengan seat berpembatasnya Rosin Exe Plus. Tiket ditebus seharga 215.000, loh kok naik, bukannya 200.000? Kata petugasnya, kan Scania. Yaelah, ternyata ada diskriminasi harga berdasarkan armada toh di Rosin. Saya juga sempet liat mbak Arum, mantan pramugari Rosin Super Top SHD 101.

Tiket sudah dapat, tinggal tunggu jam 2 untuk jalan. Saya sempatkan untuk bersih-bersih dan solat. Pas cek in, saya dapat SHD 109. Pertama kali juga naik SHD nya Adi Putro.

14:36 SHD 109 masuk. Oh ini bis dari Magetan, saya kira dari Matesih. Saya baru lihat 2 armada SHD masuk (termasuk SHD 109), Super Top belom keliatan. Masuk ke dalam bus, udah wangi pengharum rasa jeruk. Ternyata seat berpembatasnya gak bikin sempit kok walau saya seseorang berbadan “Super Exe”. Leg room saya (sebelah kanan) lebih lega dari yang kiri. Kursinya juga empuk, cuma sayang foot rest absolut (tetap / gak bisa ditekuk) bawaan dari Rosalia Indah bikin sempit. Saya juga sempet ganti baju di toiletnya hehehe, ternyata toiletnya pendek yah, saya yang tinggi 170cm hampir mentok, mungkin tinggi toilet Cuma 175cm.
14:54 bus keluar kantor pusat. Tengok ke depan, topinya SHD Adi Putro sangat mengganggu. #enggakaget
15:14 masuk agen Gilingan dan langsung masuk lagi ke terminal Tirtonadi.
15:42 masuk agen Kartosuro sekitar 15 menit dan sekalian dibagiin selimut. Lepas agen Kartasura, saya tertidur karena capek.
17:54 masuk terminal Bawen. Lalu lintas cukup padat.
18:32 Banyumanik.
18:45 masuk tol.
18:52 masuk lagi ke jalur Pantura. Yaelah, dikit amat masuk tol, kan harusnya bisa lebih cepet.
19:46 – 20:38 istirahat + servis makan di RM Sari Rasa, Weleri, Kendal. Sudah terpakir Gunung Mulia dan Rosalia NL 446, 401, 172, dan dilanjut SHD 113 dan SHD 433 (padahal mah HDD). Menu makannya ya gak jauh beda sama naik KD kemaren, rasanya juga sama. Gak usah di bahas lah ya. Di area lain juga udah terpakir Sinar Jaya, Lorena, Putra Remaja, Harapan Jaya, Maju Lancar, Gunung Harta, dll. Sempat lihat GH O500R dengan 9 baris kursi, gila mentok banget tuh.
Selepas Sari Rasa saya lebih banyak tidur karena lelah dan kenyang.

04:12 masuk agen Rosin di Bekasi Timur. Banyak penumpang turun di sini, termasuk yang di sebelah saya.
04:32 terlihat GT Cikunir 2 ramai dan macet. Gila kali yah, subuh aja belom udah macet. Ini GT kayanya yang menuju BSD dan sekitar deh, kalo naik SE ke BSD mungkin sudah agak terang sampenya.
04:40 GT Halim Utama. Tol Dalkot masih lancar, 100+ kpj masih sangat bisa.
04:55 Tomang.
05:01 belok di Meruya Interchange menuju tolnya Bakrie (bener kan?).
05:05 keluar tol.
05:11 melewati terminal Kalideres. Ternyata bus TJ banyak yang tidur di jalurnya yah.
±05:28 saya turun sebelum bus naik Fly Over Cipondoh/Cikokol.

Untung juga sih gak naik Super Top. Kalau naik ST bisa sampe rumah di atas jam 6 kali.



--- Detail Bus ---

Bus: Rosalia Indah (PT Rosalia Indah Transport)
Kode Bus: SHD 109
Kelas: Executive Plus
Jurusan: Magetan – Solo – Bekasi – Bitung
Tarif: 215.000
Nomer Kursi: 6C
Jumlah Kursi: 32+2
Merk Kursi: Aldilla
Sasis: Scania K360iB Opticruise
Bodi: Jetbus2+ SHD (karoseri Adi Putro)
Fasilitas: AC, TV, audio, colokan listrik, toilet, bantal, selimut, rec.seat,  leg rest, foot rest, servis makan.
Waktu Tempuh: ±14 jam dan 34 menit


--- Penilaian ---

(+) armada nyaman karena pakai Scania
(+) kursi empuk
(+) AC dingin

(-) tidak dapat snack
(-) selimut kurang panjang
(-) AC terlalu dingin
(-) Ada pramugara sih, tapi gak ada senyumnya

Rabu, 27 Mei 2015

Catatan Perjalanan Singkat Menuju UMY Naik Bus

---Etape 1: Tangerang-Solo---


Kali ini saya mau bercerita lagi tentang perjalanan ke Jogja/UMY seperti kemaren. Tapi kali ini ceritanya sedikit berbeda. Karena kali ini saya pergi bersama ibu saya dan rute pulang yang berbeda.


Minggu, 24 Mei 2015 pukul 13:20 saya siap menuju terminal Raden Patah atau Pasar Lembang, Ciledug. Pukul 13:45 saya langsung menuju agen Raya untuk melunasi tiket dan langsung berangkat. Karna tinggal menunggu saya, padahal bis jalan pukul 14:00. Bus langsung keluar terminal yang dijuluki 'Kuala Lumpur' menuju perempatan Ciledug dan nantinya masuk tol memalui GT Joglo.


±14:45 bus tiba di terminal Pondok Pinang untuk menaikkan penumpang. Di terminal ini sudah ada GMS Avenger 005, Trans Zentrum, Rosalia Indah livery Firefox MB 1525 dan Pahala Kencana pintu tengah plus airsus yang sepertinya seri W atau bis Wonogiri.
Pukul 15:25 bus tiba di terminal Pinang Ranti untuk menaikkan penumpang dan di sini terlihat HR 105 Quality Time (ex. The Best Sakura) line Bogor-Bojonegoro yang dulunya line Jkt-Sby tapi sudah tutup. Setelah semua penumpang sudah naik, bus langsung menuju Cikampek untuk memulai pertarungan di jalur Pantura.
Pukul 16:42 bus keluar Dawuan/GT Kalihurip dan tak berapa lama bus menepi karena penumpang seat 1 dan 2 ingin membeli tape, lantas ini membuat jengkel para penumpang lainnya. Sepertinya penumpang seat 1 dan 2 ini sudah akrab dengan kru Raya. 

±17:45 bus sampai di RM Markoni untuk istirahat makan. Saya dan ibu saya pun langsung ke musholla untuk solat dan setelah itu menyantap makanan. Menunya ada ayam goreng, tahu, pecel beserta kuah tumpang dan kerupuk, semangka, dan teh hangat. Rasanya lumayan lah, untuk kuah tumpangnya bener-bener enak dan nikmat. Isi kuahnya ada potongan daging ayam dan tempe.
18:20 bus meninggalkan RM untuk melanjutkan perjalanan dan supir pun berganti. Supir tengah ini lebih joss bawanya dibandingkan supir pertama tadi.
18:40 melewati RM Sari Boga nya Rosalia Indah.
19:53 masuk tol PaliKanci.
20:37 masuk kabupaten Brebes.
21:26 melewati SPBU MURI
Sepanjang jalan pun lancar dan belum banyak bus yang terlihat. Di sini Raya yang bermesin lawas pun boleh dibilang ngejoss. Sempat mengasapi trio Gunung Harta, termasuk GH-092 bersasis OH 1626 dengan julukan "Squad Galau".

23:28 istirahat di RM Gemarikan Resto dan pukul 00:10 kembali jalan.
00:52 GT Manyaran
Sepanjang jalan Boyolali-Kartosuro lumayan joss juga karenya jalannya banyak turunan dan sempat mengasapi HarJay Scorx 1626, Rosalia SE 438, GMS, dll. Oh iya, dari tol PaliKanci sampai Boyolali selalu bertemu 406 walau sempat menyalip dan disalip, tapi ya kalo jodoh pasti ketemu terus hehehe.
±02:48 turun di terminal Tirtonadi Solo.


---Etape 2: Solo-Yogyakarta---

Senin, 25 Mei 2015. Perjalanan menuju UMY kami lanjut dengan naik Patas Eka yang berangkat dari Tirtonadi pukul 05:42 pagi, Sepanjang jalan pun saya tidur-tidur ayam karena sudah semalaman tidak bisa tidur enak.
Kurang lebih pukul 7:45 kami turun di depan kampus UMY


---Etape 3: Yogyakarta-Tasikmalaya---

Setelah proses registrasi dan tes selesai kurang lebih pukul 16:20. Ya, jam setengah lima. Tadinya kami ingin naik bus dari Solo, tapi waktu udah engga cukup dan nunggu bus menuju Giwangan/Solo pun susah. Sekalinya ada engga mau berhenti. Kami putuskan menuju agen Rosalia di Gamping untuk membeli tiket dan hasilnya pun nihil. Tiket menuju Tangerang sudah habis, sekalinya ada cuma 1 dan itupun di kursi ekstra. Lalu kami menuju deretan agen di perempatan Gamping. Semua bis pun sudah berangkat dan akhirnya kami putuskan naik Budiman menuju Tasik.
Pukul 16:40 an bus Budiman pun datang dan pukul 16:46 bus jalan. Kami pun kebagian seat tengah ke belakang.

18:07 masuk terminal Purworejo.
Sekitar jam 7an masuk agen di Kutoarjo untuk kontrol dan berhenti 15 menitan. Di sini kami dan para penumpang bisa membeli gorengan dan makanan di warung sebelah agen Budiman.
20:29 masuk RM Taman Sari Rasa untuk servis makan. Seperti biasa saya menuju musholla untuk solat. Tapi airnya tidak ada, jadinya kami putuskan untuk solat di pool Budiman nanti. Dan menu makanan kami pilih semangkok soto. Rasanya lumayan lah.

±20:55 bus meninggalkan RM dan kembali melanjutkan perjalanan.
23:20 kota Banjar.
23:36 bus haus, jadi harus minum solar dulu.
00:33 akhirnya kami sampai di pool Budiman, Tasik.  


---Etape 4: Tasikmalaya-Jakarta---

Setelah turun dari bus, kami pun langsung bertanya bus Jakarta terakhir dan sudah terparkir bus Jakarta terakhir. Kami pun menempati baris ketiga. Setelah seat diamankan kami pun menunaikan solat. Di sini saya melihat 'pemandangan indah' bagi saya dan para pecinta bis. Bagaimana tidak, ada puluhan Budiman saya lihat. Mulai dari mercy lawas 1518 sampai mercy 1836. Tak berapa lama BCB Tasik-Tangerang berbodi Jetbus2+ dengan selendang setra terbaru datang. 'Alamak, ternyata Tangerang kebagian juga bodi baru' ujar saya dalam hati.

01:04 bus keluar pool Budiman.
01:12 bus tiba di terminal Indihiang, Tasik. Tapi tidak masuk terminal. Karena penumpang tidak sampai 10, kami pun bisa menguasai 2 seat hehehe.
02:30 bus istirahat di RM Pananjung 2. Kami tidak turun karena sibuk tidur hehehe. Sepertinya istriahat di sini cukup lama. Sekitar 1 jam mungkin.
04:32 masuk rest area untuk isi solar (kayanya).
06:17 tiba di terminal Kampung Rambutan.
Sepanjang jalan bus bermesin OM906LA ini cukup ngejoss, terutama di Cipularang. Sayang sekali saya terlelap saat ngejoss di Cipularang.


---Etape 5: Jakarta-Tangerang---

Perjalanan menuju Tangerang saya lanjut dengan memilih bus Mayasari Bhakti 74A menuju BSD.
06:24 kami naik bus.
06:33 bus keluar terminal
±07:53 kami turun di seberang Serpong Plaza dan lanjut angkot tujuan Ciledug menuju rumah.


---Spesifikasi/Detail Bus---

Bus: Raya

Kelas: Junior Executive
Jurusan: Ciledug-Solo-Gemolong
Seat: 5 dan 6 (total 34 seat)
Bodi: tidak tau (karoseri Laksana)
Sasis: Mercedes Benz OH 1113 Prima
Fasilitas: AC, toilet, bantal, selimut, rec.seat, pijakan kaki, snack, prasmanan.
Jok: bekas kursi pesawat McDonell Douglas
Tarif: 175.000 

Bus: Eka

Kelas: Patas
Jurusan: Surabaya-Solo-Jogja-Magelang
Bodi: Travego (karoseri Morodadi Prima)
Sasis: Hino RK
Fasilitas: AC, TV, audio, air mineral gelas, rec.seat
Jok: Aldilla
Tarif: 15.000

Bus: Budiman

Kode bus: IL192
Kelas: Bisnis AC
Jurusan: Tasik-Jogja
Bodi: Travego lampu smile (karoseri Adi Putro)
Sasis: Mercedes Benz OH 1521
Fasilitas: AC, TV, audio, air mineral botol kecil, rec.seat, prasmanan.
Jok: Aldilla
Tarif: 95.000

Bus: Budiman

Kode bus: 3E31
Kelas: Executive
Jurusan: Tasik-Jakarta
Bodi: Travego lampu smile (karoseri Adi Putro)
Sasis: Mercedes Benz OH 1526
Fasilitas: AC, TV, audio, bantal, toilet, air mineral botol kecil, rec.seat.
Jok: Aldilla
Tarif: 75.000

Bus: Mayasari Bhakti

Kelas: Patas AC
Jurusan: Kampung Rambutan-Veteran-BSD-Poris
Bodi: lupa 
Sasis: Hino RK
Fasilitas: AC
Tarif: 15.000

---Penilaian---

Raya:

- Kursi lebar dan empuk.
- Dek terlalu rendah, jadi tidak puas melihat keluar.
- Jarak kursi ke lantai terlalu pendek.

Eka:

- Kru bus ramah.

Budiman:

- Kru bus ramah.
- Kondisi sebuah kaca di sisi kiri bus IL192 Tasik-Jogja cukup memprihatinkan. Bagian bawah sudah tidak menepel ke bodi.
-Untuk bus Budiman dapat air mineral botol kecil, yang bikin saya terkesan air mineralnya bermerek internasional, yaitu Nestle. Berbeda dengan PO lainnya yang memakai produk lokal.